cover image

PT Kereta Api Indonesia (Persero) (disingkat KAI atau PT KAI) adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang menyelenggarakan jasa angkutan kereta api. Layanan PT KAI meliputi angkutan penumpang dan barang. Pada akhir Maret 2007, DPR mengesahkan revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1992, yaitu Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007, yang menegaskan bahwa investor swasta maupun pemerintah daerah diberi kesempatan untuk mengelola jasa angkutan kereta api di Indonesia. Dengan demikian, pemberlakuan undang-undang tersebut secara hukum mengakhiri monopoli PT KAI dalam mengoperasikan kereta api di Indonesia.[7]

Quick facts: Ikhtisar, Wilayah utama, Wilayah lainnya, Arm...
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Peta jaringan jalur kereta api di Sumatra, Jawa, dan Madura
Ikhtisar
Wilayah utamaJawa
Wilayah lainnyaAceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan Lampung
Armada
Daftar
  • 420 lokomotif
  • 578 KRL
  • 121 kereta rel diesel
  • 1.607 kereta penumpang
  • 6.782 gerbong[1]
Kantor pusatJalan Perintis Kemerdekaan 1, Bandung, Jawa Barat 40117, Indonesia
Tanggal beroperasi28 September 1945; 77 tahun lalu (1945-09-28)sekarang
Pendahulu
Teknis
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8 12 in)(Aceh)
1.067 mm (3 ft 6 in)
Sepur sebelumnya750 mm (2 ft 5 12 in) (sepur Atjeh Tram)[2]
600 mm (1 ft 11 58 in) (beberapa sepur trem)[2]
Elektrifikasi1500 V DC listrik aliran atas
750 V DC rel ketiga untuk LRT Palembang[3]
Panjang jalur5.042 kilometer (3.133 mi)
Ketinggian maksimum1.246 m (4.088 ft) (Stasiun Cikajang)[4]
Lain-lain
Company
Perusahaan perseroan (Persero)
Pendahulu
  • Djawatan Kereta Api (DKA) (1945–1963)
  • Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) (1963–1971)
  • Perusahaan Jawatan Kereta Api (1971–1991)
  • Perusahaan Umum Kereta Api (PERUMKA) (1991–1999)
  • PT Kereta Api (Persero) (1999-2010)
Didirikan
  • 28 September 1945; 77 tahun lalu (1945-09-28) (pengambilalihan Balai Besar DKA Bandung oleh angkatan muda kereta api)
  • 1 Juni 1999; 23 tahun lalu (1999-06-01) dihadapan notaris di Jakarta (untuk PT KAI)
Pendiri
Tokoh
kunci
Pendapatan Rp 17,916 triliun (2021)[6]
Rp -425,2 miliar (2021)[6]
Total aset Rp 62,77 triliun (2021)[6]
Total ekuitas Rp 23,41 triliun (2021)[6]
PemilikPemerintah Republik Indonesia
Karyawan
26.897 (2021)[6]
Anak
usaha
Lihat #Anak perusahaan
Situs webwww.kai.id 
Close

Pada tanggal 8 Mei 2020, Didiek Hartantyo ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan posisi Edi Sukmoro yang telah menjabat sebelumnya.[8] KAI memiliki status keanggotaan di Uni Kereta Api Internasional (UIC) sejak 2009.[9]