Amoris laetitia - Wikiwand
For faster navigation, this Iframe is preloading the Wikiwand page for Amoris laetitia.

Amoris laetitia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Amoris laetitia (bahasa Latin untuk Kegembiraan Cinta) adalah anjuran apostolik pasca-Sinode yang ditulis oleh Paus Fransiskus.[1] Tertanggal 19 Maret 2016, anjuran apostolik ini dirilis pada tanggal 8 April 2016. Amoris laetitia merupakan tindak lanjut dari Sinode Keluarga yang dilangsungkan pada tahun 2014 dan 2015.[a] Teks Amoris laetitia dirilis dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol.

Teks berbahasa Inggris memiliki sekitar 250 halaman format-kecil dengan hampir 400 catatan kaki. Pengantar dan sembilan bab teks tersebut terdiri dari 325 paragraf bernomor. Terdapat kutipan-kutipan dari para paus terdahulu, dokumen-dokumen Konsili Vatikan II dan berbagai konferensi uskup regional, St. Thomas Aquinas, serta Pdt. Martin Luther King, Jr..[2] Amoris laetitia menyebutkan Babette's Feast (1987), yang dianggap sebagai film pertama yang disebutkan dalam sebuah dokumen kepausan,[3] bersama dengan disebutkannya karya-karya Jorge Luis Borges, Octavio Paz, Antonin Sertillanges, Gabriel Marcel, dan Mario Benedetti.[4][b]

Catatan

  1. ^ Kedua sinode tersebut secara resmi dikenal sebagai Sidang Umum Luar Biasa Ketiga dari Sinode para Uskup dan Sidang Umum Biasa Keempat Belas dari Sinode Para Uskup.
  2. ^ Konferensi uskup regional yang dikutip misalnya dari Spanyol, Korea, Argentina, Meksiko, Kolombia, Chili, Australia, Italia, dan Kenya.[4]

Referensi

  1. ^ (Inggris) Francis, Pope (19 March 2016). Amoris laetitia (PDF). Vatican Press. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 8 April 2016 – via vatican.va. 
  2. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama jjmshift
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama tr4
  4. ^ a b Ahern, Kevin (8 April 2016). "The Listening Pope". America. Diakses tanggal 10 April 2016. 

Pranala luar

{{bottomLinkPreText}} {{bottomLinkText}}
Amoris laetitia
Listen to this article