cover image

Bumi

planet ketiga di Tata Surya / From Wikipedia, the free encyclopedia

Bumi adalah planet terdekat ketiga dari Matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar kelima dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi juga merupakan planet terbesar dari empat planet kebumian di Tata Surya. Bumi terkadang disebut dengan dunia atau "Planet Biru".[23]

Quick facts: Penamaan, Nama alternatif, Ciri-ciri orbit, A...
Bumi 🜨
The_Blue_Marble_%28remastered%29.jpg
Foto Bumi, diambil oleh NASA
Penamaan
Tellus/Telluris atau Terra,[catatan 1] Gaia
Ciri-ciri orbit
Epos J2000,0[catatan 2]
Aphelion152.098.232 km
1,01671388 sa[catatan 3]
Perihelion147.098.290 km
0,98329134 sa[catatan 3]
149.598.261 km
1,00000261 sa[1]
Eksentrisitas0,01671123[1]
365,256363004 hari[2]
1,000017421 tahun
Kecepatan orbit rata-rata
29,78 km/s[3]
107.200 km/jam
357,51716°[3]
Inklinasi7,155° ke ekuator Matahari
1,57869°[4] ke bidang invariabel
348,73936°[3][catatan 4]
114,20783°[3][catatan 5]
satelit yang diketahui1 alami (Bulan),
1.070 buatan (hingga 24 Oktober 2013)[5]
Ciri-ciri fisik
Jari-jari rata-rata
6.371,0 km[6]
Jari-jari khatulistiwa
6.378,1 km[7][8]
Jari-jari kutub
6.356,8 km[9]
Kepepatan0,0033528[10]
Keliling40.075,017 km (khatulistiwa)[8]
40.007,86 km (meridian)[11][12]
510.072.000 km2[13][14][catatan 6]

148.940.000 km2 daratan (29,2 %)

361.132.000 km2 perairan (70,8 %)
Volume1,08321×1012 km3[3]
Massa5,97219×1024 kg[15]
3,0×106 Matahari
Massa jenis rata-rata
5,515 g/cm3[3]
9,780327 m/s2[16]
0,99732 g
11,186 km/s[3]
0,99726968 d[17]
23j 56m 4,100d
Kecepatan rotasi khatulistiwa
1674,4 km/jam[18]
23°26'21",4119[2]
Albedo0,367 (Geometri)[3]
0,306 (Bond)[3]
Suhu permukaan min. rata-rata maks.
Kelvin 184 K[19] 288 K[20] 330 K[21]
Celsius −89,2 °C 15 °C 56,7 °C
Atmosfer
Tekanan permukaan
101,325 kPa (MSL)
Komposisi per volume78,08% nitrogen (N2)[3] (udara kering)
20,95% oksigen (O2)
0,93% argon
0,039% karbon dioksida[22]
Sekitar 1% uap air (bervariasi sesuai iklim)
    Close

    Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar tahun yang lalu, dan kehidupan sudah muncul di permukaannya paling tidak sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu.[24] Biosfer Bumi kemudian secara perlahan mengubah atmosfer dan kondisi fisik dasar lainnya, yang memungkinkan terjadinya perkembangbiakan organisme serta pembentukan lapisan ozon, yang bersama medan magnet Bumi menghalangi radiasi surya berbahaya dan mengizinkan makhluk hidup mikroskopis untuk berkembang biak dengan aman di daratan.[25] Sifat fisik, sejarah geologi, dan orbit Bumi memungkinkan kehidupan untuk bisa terus bertahan.

    Litosfer Bumi terbagi menjadi beberapa segmen kaku, atau lempeng tektonik, yang mengalami pergerakan di seluruh permukaan Bumi selama jutaan tahun. Lebih dari 70% permukaan Bumi ditutupi oleh air,[26] dan sisanya terdiri dari benua dan pulau-pulau yang memiliki banyak danau dan sumber air lainnya yang bersumbangsih terhadap pembentukan hidrosfer. Kutub Bumi sebagian besarnya tertutup es; es padat di Antarktika dan es laut di paket es kutub. Interior Bumi masih tetap aktif, dengan inti dalam terdiri dari besi padat, sedangkan inti luar berupa fluida yang menciptakan medan magnet, dan lapisan tebal yang relatif padat di bagian mantel.

    Bumi berinteraksi secara gravitasi dengan objek lainnya di luar angkasa, terutama Matahari dan Bulan. Ketika mengelilingi Matahari dalam satu orbit, Bumi berputar pada sumbunya sebanyak 366,26 kali, yang menciptakan 365,26 hari matahari atau satu tahun sideris.[catatan 7] Perputaran Bumi pada sumbunya miring 23,4° dari serenjang bidang orbit, yang menyebabkan perbedaan musim di permukaan Bumi dengan periode satu tahun tropis (365,24 hari matahari).[27] Bulan adalah satu-satunya satelit alami Bumi, yang mulai mengorbit Bumi sekitar 4,53 miliar tahun yang lalu. Interaksi gravitasi antara Bulan dengan Bumi merangsang terjadinya pasang laut, menstabilkan kemiringan sumbu, dan secara bertahap memperlambat rotasi Bumi.

    Bumi adalah tempat tinggal bagi jutaan makhluk hidup, termasuk manusia.[28] Sumber daya mineral Bumi dan produk-produk biosfer lainnya bersumbangsih terhadap penyediaan sumber daya untuk mendukung populasi manusia global.[29] Wilayah Bumi yang dihuni manusia dikelompokkan menjadi 200 negara berdaulat, yang saling berinteraksi satu sama lain melalui diplomasi, pelancongan, perdagangan, dan aksi militer.

    Oops something went wrong: