Top Qs
Timeline
Obrolan
Perspektif
Filsafat, politik, dan ekonomi
Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas
Remove ads
Filsafat, politik, dan ekonomi, atau politik, filsafat, dan ekonomi (bahasa Inggris: Philosophy, politics and economics, PPE), merupakan studi interdisipliner pada tingkat sarjana atau pascasarjana yang terdiri atas tiga disiplin ilmu. Universitas Oxford menawarkan pendidikan dalam jurusan filsafat, politik, dan ekonomi untuk pertama kali di dunia pada tahun 1920-an.
Universitas York memulai program pendidikan lanjut pada bidang ini sejak tahun 1980-an berdasarkan model Oxford. King's College London, University of Warwick, University of Manchester, dan perguruan-perguruan tinggi lainnya di Inggris menyusul kemudian. Menurut BBC, program PPE di Oxford "mendominasi kehidupan publik" di Inggris.[1] Program ini sekarang ditawarkan di beberapa perguruan tinggi dan universitas terkemuka lainnya di seluruh dunia. Baru-baru ini, Warwick University dan King's College menambahkan gelar baru dengan nama PPL (Politics, Philosophy and Law) dengan tujuan untuk memberikan alternatif gelar PPE yang lebih klasik.
Di Amerika Serikat, program ini telah ditawarkan lebih dari 50 perguruan tinggi dan universitas yang mana termasuk tiga perguruan tinggi Ivy League – Universitas Pennsylvania, Universitas Yale (dengan istilah Etika, Politik dan Ekonomi), dan Dartmouth College – serta sejumlah besar universitas-universitas negeri terkemuka, termasuk University of Michigan, University of North Carolina di Chapel Hill, dan University of Virginia.[2] Pada tahun 2020, selain program gelar sarjana di bidang ini, Virginia Tech telah bersama-sama dengan Institut Smith di Universitas Chapman dalam memulai suatu pusat penelitian pertama di dunia yang didedikasikan untuk penelitian interdisipliner dalam bidang ini.[3][4]
Jurusan ini juga ditawarkan oleh beberapa perguruan tinggi di Kanada, seperti Sekolah Filsafat, Politik, dan Ekonomi Frank McKenna di Universitas Mount Allison.[5] Di Asia, Universitas Tsinghua, Universitas Waseda, NUS, Universitas Tel-Aviv dan Universitas Ashoka termasuk yang memiliki program ini atau program serupa.[6][7][8][9][10]
Remove ads
Sejarah
Ringkasan
Perspektif
Filsafat, politik, dan ekonomi didirikan sebagai suatu jurusan di Universitas Oxford pada 1920-an sebagai suatu alternatif modern untuk humaniora klasik (dikenal sebagai "literae humaniores" atau "greats" di Oxford) karena dianggap sebagai alternatif yang lebih modern bagi untuk memasuki pegawai negeri sipil. Dengan demikian, jurusan ini awalnya dikenal sebagai "humaniora modern".[1][11] Mahasiswa jurusan ini pertama memulai perkuliahan mereka pada musim gugur 1921.[12] Peraturan yang membentuknya adalah Statuta Bab VI Seksi 1 C; "subjek Sekolah Kehormatan Filsafat, Politik, dan Ekonomi akan menjadi studi tentang struktur, dan prinsip-prinsip filosofis dan ekonomi dari masyarakat modern."[13] Awalnya, mahasiswa pada jurusan ini wajib mempelajari ketiga disiplin ilmu selama tiga tahun pendidikan, namun sejak 1970 persyaratan ini dilonggarkan, dan sejak itu sebagian besar mahasiswa dapat menggugurkan satu disiplin ilmu setelah tahun pertama, tetapi sebagian kecil melanjutkan ketiganya.[12]
Selama tahun 1960-an beberapa mahasiswa mulai mengkritik jurusan ini dari perspektif sayap kiri, yang berpuncak pada penerbitan pamflet, The Poverty of PPE, pada tahun 1968, yang ditulis oleh Trevor Pateman. Kritik tersebut berpendapat bahwa "program tidak memberikan pelatihan kesarjanaan, program hanya menyempurnakan ke tingkat kesempurnaan tinggi dari kemampuan penulisan esai pendek berdasarkan pengetahuan yang sangat sedikit: pelatihan ideal untuk rekayasawan sosial". Kritik tersebut menganjurkan menggabungkan studi sosiologi, antropologi dan seni, dengan tujuan untuk "membantu radikalisasi dan mobilisasi opini politik di luar universitas". Sebagai tanggapan, beberapa perubahan-perubahan minor dilakukan, dengan penulis sayap kiri berpengaruh seperti Frantz Fanon dan Régis Debray ditambahkan ke daftar bacaan disiplin ilmu politik, namun inti dari studi tetaplah sama.[12]
Christopher Stray berpendapat bahwa keberadaan jurusan ini sebagai salah satu alasan penurunan bertahap dari studi klasik, sebab klasikis dalam kehidupan politik mulai tersingkir oleh mereka yang telah mempelajari "humaniora modern".[14]
Dario Castiglione dan Iain Hampsher-Monk menggambarkan jurusan ini sebagai dasar perkembangan pemikiran politik di Inggris, karena jurusan ini telah membangun hubungan antara politik dan filsafat. Sebelumnya di Oxford, dan untuk beberapa waktu kemudian di Cambridge, politik hanya diajarkan sebagai cabang sejarah modern.[15]
Remove ads
Materi kuliah
Jurusan ini berakar pada pandangan bahwa pemahaman fenomena sosial harus didekati dari beberapa arah disiplin ilmu dan kerangka analitis yang saling melengkapi oleh seseorang. Dalam kaitan ini, ilmu filsafat dipandang penting karena keduanya membekali mahasiswa dengan meta-tools seperti kemampuan bernalar secara kuat dan logis, serta memfasilitasi refleksi etis. Ilmu politik dipandang perlu dalam jurusa ini karena ilmu ini mengenalkan mahasiswa dengan lembaga yang mengelola masyarakat dan membantu pemecahan masalah tindakan kolektif . Terakhir, ilmu ekonomi dipandang penting di dunia modern karena keputusan politik sering bersangkutan dengan aspek-aspek ekonomi, dan keputusan pemerintah sering dipengaruhi oleh peristiwa-peristiwa ekonomi. Sebagian besar mahasiswa di Universitas Oxford berhenti salah satu dari tiga disiplin ilmu pada tahun kedua dan ketiga dari program studi mereka. Universitas Oxford sekarang memiliki lebih dari 600 mahasiswa sarjana yang mengambil jurusan ini dan menerima lebih dari 200 mahasiswa setiap tahun.[16]
Remove ads
Pendapat akademik
Ringkasan
Perspektif
Lulusan jurusan ini di Universitas Oxford Nick Cohen dan mantan tutor Iain McLean menganggap luasnya bidang ilmu ini penting sebagai suatu daya tarik, terutama "karena masyarakat Inggris lebih menghargai generalis daripada spesialis". Akademisi sekaligus Anggota Dewan Bangsawan Britania Raya dari Partai Buruh Maurice Glasman mencatat bahwa "jurusan ini menggabungkan status gelar universitas elit – jurusan ini adalah bentuk akhir untuk menjadi baik di sekolah – dengan stempel kursus kejuruan. Ini adalah pelatihan yang sempurna untuk anggota kabinet, dan memberi Anda pandangan hidup". Namun, ia juga mencatat bahwa orientasinya adalah pada politik konsensus dan teknokrasi .[12]
Geoffrey Evans, seorang mahasiswa Oxford di bidang politik dan tutor senior, mengkritik keberhasilan jurusan di Oxford dan dampak kelebihan permintaan merupakan suatu sifat mengekalkan dengan sendirinya untuk mereka yang duduk di depan dan di belakang layar dalam administrasi nasional, dengan menyatakan "semua dalam semua, inilah cara sistem kelas bekerja". Dalam sistem ekonomi saat ini, ia mengeluhkan ketidaksetaraan yang tak dapat dihindari menimpa proses penerimaan mahasiswa dan prospek perekrutan lulusan yang sukses patut ditiru. Argumen itu sendiri dimaksudkan sebagai refleksi etis paternalistik tentang bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat melanggengkan stratifikasi sosial .[1]
Stewart Wood, mantan penasihat Ed Miliband yang mempelajari dalam jurusan ini di Oxford pada 1980-an dan mengajar politik di sana pada 1990-an dan 2000-an, mengakui bahwa jurusan tersebut lambat untuk mengejar perkembangan politik kontemporer, dengan mengatakan bahwa "jurusan ini masih terasa seperti jurusan untuk orang-orang yang akan menjalankan Raj pada tahun 1936... Di bagian politik dari jurusan ini, Anda dapat melewati tiga tahun tanpa membahas satu pun isu kebijakan publik kontemporer". Dia juga menyatakan bahwa susunan jurusan ini memberikannya bias sentris, karena variasi materi yang dibahas: "... kebanyakan mahasiswa berpikir, secara keliru, bahwa satu-satunya cara untuk melakukannya dengan adil adalah dengan mengambil posisi tengah".[12]
Remove ads
Daftar universitas penyelenggara
Britania Raya
- Birkbeck, University of London[17]
- Durham University[18]
- Goldsmiths, University of London[19]
- Keele University
- King's College London[20]
- Kingston University[21]
- Lancaster University[22]
- London School of Economics[23]
- The Open University[24]
- Queen's University Belfast[25]
- Royal Holloway, University of London[26]
- SOAS University of London[27]
- Swansea University[28]
- University College London[29]
- University of Aberdeen[30]
- University of Buckingham[31]
- New College of the Humanities at Northeastern[32]
- University of East Anglia[33]
- University of Edinburgh
- University of Essex[34]
- University of Exeter[35]
- University of the Highlands and Islands
- University of Hull[36]
- University of Leeds[37]
- University of Liverpool[38]
- University of Loughborough[39]
- University of Manchester[40]
- University of Nottingham
- University of Oxford[41]
- University of Reading
- University of Sheffield
- University of Southampton[42]
- University of Stirling[43]
- University of Sussex[44]
- University of Warwick[45]
- University of Winchester[46]
- University of York[47]
Irlandia
- Universitas Nasional Irlandia, Maynooth [48]
- UCD, Universitas Nasional Irlandia
- Trinity College, Universitas Dublin
Amerika Utara
Kanada
Amerika Serikat
- Austin College[57]
- Binghamton University[58] (under the designation of "PPL" - replacing economics with law)
- Bowling Green State University[59] (under the designation of "PPEL" - with law)
- Boyce College[60]
- Carnegie Mellon University[61] (under the designation "Ethics, History, and Public Policy", abbreviated "EHPP")
- Carroll University[62]
- Claremont McKenna College[63]
- Criswell College[64]
- Dartmouth College[65] (under the modified major of "Politics, Philosophy, and the Economy")
- Denison University[66]
- Drexel University[67]
- Duke University[68] (certificate)
- Eastern Oregon University[69][70]
- Emory & Henry College[71]
- George Mason University[72]
- Georgia State University[73]
- Juniata College[74]
- The King's College (New York)[75]
- La Salle University[76]
- Mercer University[77]
- Minnesota State University, Mankato[78]
- Mount St. Mary's University[79]
- Murphy Institute[80] (Tulane University, under the designation "Political Economy")
- Northeastern University[81]
- Ohio State University[82]
- Pomona College[83]
- Rutgers University–New Brunswick (certificate)
- Seattle Pacific University[84]
- Suffolk University[85]
- Taylor University[86]
- Transylvania University[87]
- University of Akron[88]
- University of Alabama at Birmingham[89] (as a concentration of an Economics degree) [90]
- The University of Arizona[91] (under the designation "PPEL" - with law)
- The University at Buffalo[92]
- University of California, Irvine[93]
- The University of Iowa[94] (under the designation "Ethics & Public Policy")
- The University of Maryland
- The University of Michigan[95] (honors program)
- University of North Carolina at Chapel Hill (minor)[96]
- University of Notre Dame[97] (minor)
- University of Pennsylvania[98]
- University of Pittsburgh[99]
- University of Richmond[100] (under the designation "PPEL" - with law)[101]
- University of Rochester[102]
- University of Southern California[103]
- University of Virginia[104] (under the designation "PPL" - replacing economics with law)
- University of Washington Bothell[105] (under the designation "Law, Economics & Public Policy", abbreviated "LEPP")
- University of Washington Tacoma[106]
- University of Wisconsin[107] Political Economy, Politics and Philosophy (certificate program)
- Virginia Tech[108] (offers both a major and a minor in PPE)
- Wabash College[109]
- Wesleyan University[110] (under the designation "College of Social Studies")
- Western Washington University[111]
- Wheeling Jesuit University[112] (under the designation "political and economic philosophy")
- Xavier University (under the designation "Philosophy, Politics, and the Public", abbreviated "PPP")[113]
- Yale University (under the designation "ethics, politics and economics", abbreviated "EP&E")[114]
Afrika
- Universitas Stellenbosch [115]
- Universitas Obafemi Awolowo,[116] Nigeria
- Universitas Cape Town [117]
- Universitas KwaZulu-Natal [118]
- Universitas Afrika Selatan [119]
- Universitas Johannesburg [120]
- Universitas Witwatersrand [121]
- Universitas Afe Babalola,[122] Nigeria
- Universitas Pretoria [123]
Oceania
- Universitas Nasional Australia [124]
- Universitas Deakin [125]
- Universitas La Trobe [126]
- Universitas Adelaide [127]
- Universitas New South Wales [128]
- Universitas Otago [129]
- Universitas Queensland [130]
- Universitas Teknologi, Sydney [131]
- Universitas Australia Barat [132]
- Universitas Wollongong
- Universitas Victoria Wellington [133]
- Universitas Murdoch [134] (muncul sebagai unit dalam Filsafat (BA) atau Etika minor)
- Universitas Monash [135]
Benua Eropa
====Nordic====
- Bifröst University, Iceland[136]
- Lund University, Sweden[137]
- Stockholm University, Sweden
- Södertörn University, Sweden [138]
- University of Tromsø, Norway [139]
Italy
- Ca' Foscari University of Venice, Italy (under the designation of "Philosophy, International Studies and Economics" abbreviated "PISE", more recently “Philosophy, International and Economic Studies”)
- Free University of Bolzano, Italy
- Libera Università Internazionale degli Studi Sociali Guido Carli, Rome (Italy)[140]
- University of Milan, Italy (BA International Politics, Law, and Economics, MA Politics, Philosophy, and Public Affairs ) [141][142]
Iberia
- ISCTE - University Institute of Lisbon (Politics, Economy and Society)
- Catholic University of Lisbon - Human Sciences university[143]
- Charles III University of Madrid,[144] Autonomous University of Madrid, Autonomous University of Barcelona and Pompeu Fabra University[145] (alliance of four universities), Spain
- Ramon Llull University, Barcelona, Spain[146]
- Comillas Pontifical University, Madrid[147] (joint degree), Spain
- Francisco de Vitoria University, Spain[148]
- Universitat Pompeu Fabra, Barcelona, Spain [149]
- University of Navarra, Spain [150]
- University of Deusto, Basque Country, Spain[151]
- IE University, Madrid, Spain[152] (offered together with Law)
Low Countries
- UCLouvain, Belgium[153]
- Utrecht University, Netherlands (Philosophy, Politics and Economics BSc)
- Leiden University, Netherlands[154]
- University of Amsterdam, Netherlands under the designation: PPLE, Politics, Psychology, Law and Economics [155]
- VU Amsterdam, Netherlands, Bachelor's Philosophy, Politics and Economics [156] at the John Stuart Mill College [157]
Central Europe
- CEVRO Institute, Prague, Czech Republic
- Charles University, Prague, Czech Republic, BA & MA programs[158]
- Central European University, Vienna, Austria
- Karlshochschule International University, Germany, offers both a BA in Politics, Philosophy & Economics "PPE" as well as a MA in "Social Transformation: PPE".
- University of Vienna, Austria (MA Philosophy and Economics, P&E)
- University of Salzburg, Austria
- University of Graz, Austria (under the designation of MA "political, economic and legal philosophy" abbreviated "PELP")[159]
- Bard College Berlin, Germany (under the designation of BA "Economics, Politics and Social Thought" abbreviated "EPST")[160]
- Frankfurt School of Finance & Management, Germany (under the designation of B.Sc. "Management, Philosophy & Economics" abbreviated "MPE")[161]
- University of Bayreuth, Germany (Philosophy and Economics, P&E)[162]
- University of Hamburg, Germany (under the designation of M.Sc. "politics, economics and philosophy" abbreviated "PEP")[163]
- University of Düsseldorf, Germany
- Ludwig Maximilian University of Munich, Germany[164]
- Witten/Herdecke University (bachelor and master), Germany[165]
- University of Zurich, Switzerland (under the designation of MA "economic and political philosophy")[166]
- University of Bern, Switzerland (under the designation of MA "political, legal and economic philosophy" abbreviated "PLEP")[167]
- University of Lucerne, Switzerland[168]
Others
- Ankara University, Turkey(Politics and Economics, still abbreviated as PPE)[169]
- University of Bucharest, Romania (Master's degree in Philosophy, Politics and Economics)
- National Research University – Higher School of Economics, (Masters in Politics, Economics, Philosophy), Moscow, Russia
- Ukrainian Catholic University, Lviv, Ukraine (under the designation "Ethics. Politics. Economics", abbreviated "EPE")
- Sciences Po, France
- European School of Political and Social Sciences, France
Asia
- Tsinghua University, Beijing, China
- Peking University,[170] Beijing, China
- Renmin University of China,[171] Beijing, China
- Beijing Normal University, Beijing, China
- Fudan University, Shanghai, China
- Nankai University, Tianjin, China
- Wuhan University, Wuhan, China
- Zhongnan University of Economics and Law, Wuhan, China
- Shandong University, Jinan, China
- Inner Mongolia University, Hohhot, China
- Seoul National University, S. Korea
- Korea University, S. Korea
- Kyungpook National University, S. Korea
- Sogang University, S. Korea
- Hanyang University[172] (under the designation "PPEL" - with law), S. Korea
- Hebrew University of Jerusalem, Israel
- Tel Aviv University (under the designation "PPEL" - with law), Israel
- Open University of Israel, Israel
- American University of Armenia, (Minor in Philosophy, Politics, & Economics, abbreviated as PPE), Yerevan, Armenia
- Rangsit University, Thailand
- Thammasat University, Thailand
- Waseda University, Japan[173]
- Yale-NUS, Singapore[174]
- National University of Singapore, Singapore[175]
- Lucknow University, Lucknow, India
- Amity University, Noida, India[176]
- Bangalore University, Bangalore, India
- Birla Institute of Technology and Science, India
- Ashoka University, India
- Asian University for Women, Bangladesh
Amerika Latin
- Universidad Torcuato Di Tella (di bawah "Ciencia Sociales, Orientación en Política y Economía"), Argentina
- Universidad Metropolitana (di bawah "Estudios Liberales"), Venezuela
- Universidad de las Americas (di bawah "Filosofia, Politica, y Economia), Ekuador
Remove ads
Lihat juga
- Literae Humaniores
- Filsafat dan ekonomi
- Daftar orang Universitas Oxford dengan gelar APD
Referensi
Pranala luar
Bacaan lanjut
Wikiwand - on
Seamless Wikipedia browsing. On steroids.
Remove ads