Top Qs
Timeline
Obrolan
Perspektif
Istora Gelora Bung Karno
arena dalam ruangan di Jakarta, Indonesia Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas
Remove ads
Istora Gelora Bung Karno (singkatan dari Istana Olahraga Gelora Bung Karno, disebut pula Istora Senayan) adalah sebuah istana olahraga tertutup yang berlokasi di dalam kompleks Gelanggang Olahraga Bung Karno di daerah kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Kapasitas arena ini setelah renovasi dan dibuka kembali pada tahun 2018 adalah sebesar 7,166.[3] Arena ini sering digunakan sebagai lokasi turnamen bulu tangkis, terutama ajang tahunan Indonesia Terbuka. Acara perdananya adalah Piala Thomas 1961.[4]
Gedung olahraga ini digunakan sebagai kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka Pesta Olahraga Asia 1962.[5] Istora dibuka sejak tanggal 21 Mei 1961 sebelum Piala Thomas 1961 yang diadakan di Jakarta.[4] Arena ini direnovasi untuk menjadi tuan rumah Pesta Olahraga Asia 2018 dan Pesta Olahraga Difabel Asia 2018.[6] Acara pertamanya pasca-renovasi adalah Indonesia Masters 2018. Selama Pesta Olahraga Asia 2018, Istora menjadi lokasi pertandingan bulu tangkis[7] serta bola basket,[8] sementara selama Pesta Olahraga Difabel Asia 2018, arena ini merupakan tuan rumah pertandingan bulu tangkis.[9]
Gelanggang ini menjadi lokasi pertandingan pada Piala Asia FIBA 2022. Awalnya gelanggang ini direncanakan menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia Bola Basket FIBA 2023, Namun kemudian dipindahkan ke Arena Indonesia.
Remove ads
Sejarah
Ringkasan
Perspektif
Sebagai seorang arsitek dan sarjana teknik sipil, Soekarno mengusulkan lokasi komplek olahraga di dekat Jalan M. H. Thamrin dan Menteng (Karet, Pejompongan, atau Dukuh Atas) untuk Pesta Olahraga Asia 1962. Kemudian ia ditemani oleh Friedrich Silaban untuk meninjau lokasi kompleks olahraga yang diusulkan tersebut dengan helikopter. Silaban tidak setuju dengan pemilihan Dukuh Atas karena ia berpendapat bahwa pembangunan kompleks olahraga di tengah kawasan pusat kota berpotensi menciptakan kemacetan lalu lintas yang besar. Sukarno menyetujui rekomendasi Silaban dan sebagai gantinya menugaskan proyek tersebut ke daerah Senayan dengan luas sekitar 300 hektar.[10]
Pembangunan kompleks olahraga dimulai pada 8 Februari 1960, pembangunan Istora selesai pada 21 Mei 1961, bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Thomas 1961 yang diselenggarakan pada bulan Juni tahun tersebut.
Pada masa Orde Baru, akibat kebijakan De-Soekarnoisasi oleh pemerintahan junta militer di bawah Soeharto, kompleks ini diubah namanya menjadi Kompleks Olahraga Gelora Senayan dan Istora juga diubah namanya menjadi Istora Senayan pada tahun 1969. Namun, sejak 17 Januari 2001, presiden Indonesia saat itu Abdurrahman Wahid mengembalikan nama kompleks olahraga tersebut menjadi Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, termasuk Istora. Namun demikian, nama Istora Senayan masih dipakai secara tidak resmi.[11]
Istora, sampai dengan tahun 2016, memiliki lobi indoor. Lapangan dan tribun dalam arena ini dikelilingi oleh ruangan multi-fungsi.[12] Seluruh fasilitas ini dihancurkan saat renovasi dilakukan di kemudian hari.
Selama renovasi terakhir, sudah ada beberapa kursi tunggal biru delft yang dipasang di bagian tengah tribun barat dan timur beserta tribun kayu kuning (4 sudut) dan hijau (bagian tengah tribun utara dan selatan). Kursi-kursi tersebut dibuang dan diganti dengan kursi tunggal, yang terdiri dari 3 warna abu-abu. Namun, untuk melestarikan kenangan akan Istora lama, ada lima baris kursi yang menggunakan tribun kayu serba cokelat baru, yang ditempatkan di dekat Gerbang 1. Renovasi Istora Senayan periode 2016 - 2018 untuk Pesta Olahraga Asia 2018 menelan biaya Rp132 miliar (setara dengan sekitar US$10 juta dengan nilai tukar rupiah tahun 2016).
Remove ads
Penggunaan
Ringkasan
Perspektif
Selain digunakan dalam Pesta Olahraga Asia, Pesta Olahraga Asia Tenggara dan Pekan Olahraga Nasional, gedung olahraga ini telah berkali-kali dipilih sebagai arena pertandingan olahraga yang memerlukan arena tertutup. Sepanjang sejarah olahraga di Indonesia, di tempat ini telah dilakukan pertandingan-pertandingan olahraga internasional sehingga nama Indonesia dapat dikenal di seluruh dunia melalui olahraga, antara lain:
Kompetisi olahraga ternama
Kejuaraan tinju tingkat dunia
- Muhammad Ali vs Rudie Lubbers: pertarungan kelas berat non gelar, 1973
- Saoul Mamby vs Thomas Americo: Kejuaraan kelas welter WBA, 1981
- Ellyas Pical vs Ju Do Chun: Kejuaraan kelas bantam yunior IBF, 1985
- Ellyas Pical vs Wayne Mullholand: Kejuaraan kelas bantam yunior IBF, 1985
- Ellyas Pical vs Cesar Polanco, pertarungan kedua: Kejuaraan kelas bantam yunior IBF, 1986
- Ellyas Pical vs Dong Chun Lee: Kejuaraan kelas bantam yunior IBF, 1986
- Khaosai Galaxy vs Ellyas Pical: Kejuaraan kelas bantam yunior WBA, 1987
- Ellyas Pical vs Tae Ill Chang: Kejuaraan kelas bantam yunior IBF, 1987
- Jum Hwan Choi vs Azadin Ahnar: Kejuaraan kelas ringan yunior IBF, 1987
- Nico Thomas vs Samuth Sitnaruepol, pertarungan pertama: Kejuaraan kelas terbang mini IBF, 1989
- Nico Thomas vs Samuth Sitnaruepol, pertarungan kedua: Kejuaraan kelas terbang mini IBF, 1989
- Chris John vs Roinet Caballero: Kejuaraan kelas bulu WBA, 2008
Kejuaraan bulu tangkis Piala Thomas & Piala Uber
- Piala Thomas (1961, 1967, 1973, 1979)
- Piala Uber (1975)
- Piala Thomas dan Uber (1986, 1994, 2004, 2008)
Kejuaraan bulu tangkis BWF Super Series
- Indonesia Terbuka (sejak 1982)
- Indonesia Masters (sejak 2018)
Penggunaan politik
Gedung olahraga ini juga pernah digunakan sebagai lokasi pertemuan politik nasional sebagai berikut:
- Sidang Umum IV MPRS, 21 Juni - 5 Juli 1966
- Sidang Istimewa MPRS, 7-12 Maret 1966
Konser
Sebagai arena tertutup serbaguna, Istora telah berpengalaman menggelar beberapa konser artis internasional. Untuk daftar artis yang pernah atau akan menggelar konser di Istora, lihat Daftar konser di Gelanggang Olahraga Bung Karno.
Remove ads
Galeri
- Istora pada Januari 2008
- Istora pada Maret 2016
- Lobi depan Istora; lobi ini dihancurkan selama renovasi tahun 2016 sampai 2018
- Bagian dalam Istora selama Indonesia Masters 2018
- Bagian luar Istora selama Pesta Olahraga Asia 2018
- Bagian luar Istora selama Pesta Olahraga Asia 2018
- Tampak luar Istora selama Pesta Olahraga Difabel Asia 2018
- Tampak luar Istora pada Agustus 2024
Lihat pula
Referensi
Pranala luar
Wikiwand - on
Seamless Wikipedia browsing. On steroids.
Remove ads