Top Qs
Timeline
Obrolan
Perspektif
Kabupaten Sumba Barat Daya
kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas
Remove ads
Sumba Barat Daya adalah kabupaten di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Sumba Barat Daya merupakan pemekaran dari Kabupaten Sumba Barat, dan dibentuk berdasarkan UU No.16 tahun 2007. Peresmian dilakukan oleh Penjabat Mendagri Widodo A.S. pada tanggal 22 Mei 2007.[4] Pada akhir tahun 2024 jumlah penduduk kabupaten ini sebanyak 355.022 jiwa. Pusat pemerintahan berada di kecamatan Kota Tambolaka.[2][5]
Remove ads
Geografi
Ringkasan
Perspektif
Kabupaten Sumba Barat Daya adalah salah satu Kabupaten dari 4 (empat) Kabupaten yang ada di Pulau Sumba. Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki luas wilayah daratan sebesar 1.445,32 km² meliputi 11 (sebelas) wilayah Kecamatan yang terdiri dari 129 desa dan 2 (dua) kelurahan. Secara geografis, Kabupaten Sumba Barat Daya terletak di bagian ujung barat Pulau Sumba yang tepatnya berada di antara 9°21'36.32" hingga 9°43'37.55" Lintang Selatan dan 118°55'40.53" hingga 119°24'40.76" Bujur Timur[6]
Batas Wilayah
Batas-batas wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah sebagai berikut:
Utara | Selat Sumba, Pulau Flores |
Timur | Kabupaten Sumba Barat |
Selatan | Samudera Hindia |
Barat | Samudera Indonesia, Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat |
Topografi

Secara topografis, Kabupaten Sumba Barat Daya terbagi ke dalam lima kelompok wilayah topografis, yaitu
- Wilayah gunung yang ditandai dengan kemiringan yang tinggi, wilayah ini meliputi Gunung Tanadaro.
- Wilayah perbukitan yang ditandai dengan kemiringan yang lebih rendah dari wilayah gunung.
- Wilayah undukan dekat laut yang ditandai undukan dan jurang yang curam sepanjang pantai selatan.
- Wilayah datar yang cukup luas dan dikelilingi bukit seperti dataran Anakalang.
- Wilayah dataran alluvial yang ditandai oleh dataran yang agak sempit sekitar sungai.
Keadaan kemiringan lahan di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya terdiri dari lahan datar hingga berbukit dengan ketinggian dari permukaan laut berkisar ±0 hingga 850 mdpl (di atas permukaan laut), sedangkan topografi kawasan sepanjang pantai relatif datar.[6]
Hidrologi
Kondisi hidrologi di Kabupaten Sumba Barat Daya sangat dipengaruhi oleh 3 (tiga) sumber air, yaitu air tanah bebas, air tanah tertekan, dan air permukaan tanah. Air tanah bebas merupakan sumber air tanah yang mengikuti kondisi morfologi tanah, sedangkan air tanah tertekan terletak jauh di dalam tanah dengan lapisan yang kedap air. Sebagian besar penduduk di Kabupaten Sumba Barat Daya menggunakan air permukaan untuk keperluan sehari-harinya.
Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki 6 (enam) buah sungai dengan panjang yang cukup bervariasi. Sungai-sungai tersebut terletak di empat kecamatan yaitu Sungai Pola Pare dan Sungai Wai Ha dengan panjang 18 km dan 9 km di Kecamatan Kodi Balaghar, Sungai Wee Wagha dan Sungai Wee Lamboro dengan panjang masing-masing 10 km terletak di Kecamatan Wewewa Selatan, Sungai Wee Kalowo dengan panjang 7 km di Kecamatan Wewewa Timur dan Sungai Loko Kalada sepanjang 16 Km yang terletak di Kecamatan Loura.[6]
Iklim
Seperti wilayah lain di Indonesia, Kabupaten Sumba Barat Daya beriklim tropis dengan tipe tropis basah dan kering (Aw) yang ditandai dengan adanya dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Musim penghujan di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya berlangsung pada periode November hingga April dengan rerata curah hujan lebih dari 150 mm per bulannya pada bulan-bulan tersebut. Sementara itu, musim kemarau di wilayah Sumba Barat Daya berlangsung pada periode Mei hingga Oktober. Suhu udara rata-rata di wilayah Sumba Barat Daya berkisar antara 21°–34 °C terutama di wilayah pesisir dan dataran rendah. Tingkat kelembapan di wilayah ini pun bervariasi antara 60%-90%.
Remove ads
Pemerintahan
Ringkasan
Perspektif
Kepala daerah
Bupati dan wakil bupati yang menjabat di Sumba Barat Daya yakni Ratu Wulla dan Dominikus Rangga Kaka. Mereka dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta, setelah menjadi pemenang pada Pemilihan umum Bupati Sumba Barat Daya 2024.[9] Sebelumnya, bupati kabupaten ini dijabat oleh Kornelius Kodi Mete dan wakil bupati Marthen Christian Taka.[10]
Dewan Perwakilan
Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya dalam tiga periode terakhir.
Kecamatan
Kabupaten Sumba Barat Daya terdiri dari 11 Kecamatan, 2 Kelurahan, dan 173 Desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 307.331 jiwa dengan luas wilayah 1.480,46 km² dan sebaran penduduk 207 jiwa/km².[13][14]
Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Sumba Barat Daya, adalah sebagai berikut:
Pemekaran
Kabupaten Sumba Barat Daya adalah 1 dari 16 kabupaten/kota baru yang dimekarkan pada tahun 2006, setelah DPR telah menyetujui Rancangan Undang-undangnya pada tanggal 8 Desember 2006.
Remove ads
Wisata
Beberapa tempat wisata yang ada di Tambolaka:
- Pantai Nihiwatu
- Taman Nasional Manupeu
- Pantai Watu Maladong
- Danau Weekuri
Referensi
Pranala luar
Wikiwand - on
Seamless Wikipedia browsing. On steroids.
Remove ads