Top Qs
Timeline
Obrolan
Perspektif

Jambewungu, Wringin, Bondowoso

desa di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

Remove ads

Jambewungu merupakan salah satu desa di Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Desa dengan kode bernomor 351112004[1] ini berada di kawasan dataran tinggi dengan kontur tanah yang subur, suhu udara yang sejuk, serta curah hujan yang relatif tinggi. Kondisi ini menjadikan Jambewungu sebagai desa yang sangat potensial dalam sektor agrikultur.

Fakta Singkat Negara, Provinsi ...

Nama "Jambewungu" diyakini berasal dari gabungan kata "jambe" (pinang) dan "wungu" (ungu). Menurut cerita masyarakat setempat, dahulu di wilayah ini tumbuh subur pohon jambe dengan buah yang berwarna keunguan.

Desa Jambewungu pada awalnya merupakan komunitas pemukiman penduduk dengan jumlah jiwa yang masih sedikit, perkiraan terbentuknya Desa Jambewungu dimulai sejak Tahun 1912.[2] Mata pencaharian utama penduduk adalah Buruh Tani.

Remove ads

Geografis

Letak Geografis

Desa Jambewungu terletak di Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, dengan luas wilayah sebesar 542 hektare. Secara topografi, desa ini berada di daerah dataran tinggi dengan kontur tanah berombak hingga berbukit, pada ketinggian 503 meter di atas permukaan laut. Curah hujan tahunan mencapai 134 mm dengan rata-rata 5 bulan hujan per tahun, dan suhu rata-rata harian mencapai 37ºC. Jenis tanah yang mendominasi memiliki tingkat keasaman dengan pH antara 6 hingga 7.[2] Kondisi geografis ini mendukung aktivitas pertanian dan permukiman masyarakat desa.

Tata Guna Lahan

Penggunaan lahan di Desa Jambewungu terbagi ke dalam beberapa kategori berdasarkan peruntukannya:

  • Tanah sawah: 87 ha
  • Tanah kering/tegal: 336 ha
  • Lahan permukiman: 93 ha
  • Lainnya: 26 ha[3]

Batas Wilayah

Desa Jambewungu berbatasan langsung dengan beberapa desa di sekitarnya, yaitu:

Informasi lebih lanjut Arah, Wilayah ...
Remove ads

Demografi

Rekapitulasi Penduduk[4]

Informasi lebih lanjut Dusun, RT ...
Remove ads

Perekonomian

Kelompok Tani

Terdapat 11 kelompok tani aktif di Desa Jambewungu yang mengelola berbagai jenis komoditas pertanian, perkebunan, dan peternakan.

Komoditas Unggulan

Pertanian : Tembakau, Singkong

Perkebunan : Alpukat

Peternakan : Ayam, Sapi, Kambing

Kuliner Khas : Tape Singkong, Keripik Singkong

Kerajinan Tangan : Besek dari bambu, Produk Olahan Kayu

Infrastruktur dan Fasilitas Umum

  • Balai Desa
  • Polindes (Pos Kesehatan Desa)
  • Masjid Baitul Amin
  • Masjid Nurul Falah
  • SDN 1 Jambewungu
  • SDN 2 Jambewungu
  • Area Pertanian

BUMDes "Telaga Jaya"

Ringkasan
Perspektif

Bumdesa Telaga Jaya terbentuk pada Tahun 2016 mengingat kepentingan Desa akan kemandirian dengan  tujuan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Tujuan  tersebut,  akan   dicapai diantaranya  dengan  cara  memberikan pelayanan  kebutuhan  untuk  usaha  produktif  terutama  bagi  kelompok miskin di pedesaan, mengurangi praktek ijon  (rente) dan pelepasan uang, menciptakan  pemerataan  kesempatan  berusaha,  dan  meningkatkan pendapatan  masyarakat  desa dan mendidik  masyarakat  membiasakan  menabung,  dengan  cara demikian akan dapat mendorong pembangunan  ekonomi masyarakat desa secara mandiri dan berkelanjutan serta mampu meningkatkan pendapatan Desa.

Visi

Mengembangkan dana desa untuk menjadi motor penggerak kegiatan ekonomi masyarakat.

Misi

  1. Menjalin kerjasama dengan semua pihak dalam pengembangan Usaha BUM Desa.
  2. Meningkatkan perekonomian Desa dengan memberdayakan masyarakat.
  3. Mengembangkan Dana Desa untuk menjadi motor penggerak kegiatan ekonomi warga masyarakat Desa.
  4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan unit usaha BUM Desa melalui kerja sama usaha.
  5. Meningkatkan Penerimaan Pendapatan Asli Desa (PAD) melaui kegiatan Usaha BUM Desa.
  6. Mendukung SDG’s Desa, seperti :
    • SDGs ke-1 : Desa Tanpa Kemiskinan
    • SDGs ke-2 : Desa Tanpa Kelaparan; dan
    • SDG’s ke-8 : Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata.
  7. Pengembangan usaha ekonomi melalui usaha ekonomi produktif dengan melibatkan masyrakat.
  8. Pembangunan layanan sosial melalui system jaminan sosial bagi rumah tangga miskin.
  9. Pembangunan infrastruktur dasar perdesaan yang mendukung perekonomian perdesaan.
  10. Mengembangkan jaringan kerjasama ekonomi dengan berbagai pihak baik Negeri maupun swasta.
  11. Mengelola dana program yang masuk ke Desa bersifat dana bergulir terutama dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pengembangan usaha ekonomi perdesaan demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
Remove ads

Referensi

Loading related searches...

Wikiwand - on

Seamless Wikipedia browsing. On steroids.

Remove ads